Sabtu, 04 April 2015
Saya seperti mendengar pembicaraan mereka saat ini, dua merpati yang berteduh di jendela salah satu kamar di gedung ini. Apa yang mereka bicarakan ketika berdua sendiri di tengah hujan dihiasi kilauan cahaya seperti lampu disko?Sehingga aku sendiri yang duduk di depan pintu menunggu sebuah pertanyaan datang ingin mengusik mereka. Mereka kepakkan sayap yang basah karena hujan di malam ini, mereka tertawa? Oh tidak semakin aku ingin mengusir mereka. Dahiku mulai mengerut, tapi bibirku seperti melempar senyum entah otot mana yang berani-beraninya menggerakkanya. Tapi" Apa yang membuatku tersenyum ketika hati ingin melempar mereka dengan sebuah batu dan mereka terbang di tengah hujan, mereka terpisah atau salah satu mati karena petir yang ku mohon sangat kejam kepadanya". Hahahaha
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
YANG AKAN KU SESALI KARENA MENULISNYA
Hai, kali ini aku akan menulis curhatanku yang tak berguna. Tema curhatan yang sangat basi dikalangan pembaca yang meyakini bahwa jodoh p...
-
Mereka hidup selayaknya manusia. Mengandai bahwa mereka punya hati manusia, kebahagiaan pun ditebar. Dengan senyum merekah tanpa tahu apa y...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar